Simeulue, 23 Juni 2024 – Tim Simulations berhasil memproduksi sebuah film pendek yang mengangkat tema kearifan lokal Simeulue. Film ini berjudul "HARAPANDA" dan menyoroti berbagai aspek budaya, tradisi, dan nilai-nilai kehidupan masyarakat setempat. Peluncuran film ini diadakan di Balai Banda Aceh dan dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan dari pemerintah daerah.
Pembuatan film ini merupakan bagian dari upaya untuk mendokumentasikan dan mempromosikan kekayaan budaya Simeulue kepada khalayak luas. "Kami ingin menggali dan menampilkan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Simeulue. Film ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap kekayaan budaya yang ada di sini," ujar Sutradara film, Ahmad Syahputra.
Film pendek "HARAPANDA" menampilkan berbagai tradisi unik seperti tradisi Nandong, tarian tradisional, upacara adat, dan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam. Selain itu, film ini juga mengangkat kisah inspiratif dari tokoh-tokoh masyarakat yang telah berjasa dalam melestarikan budaya lokal.
Sementara itu, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simeulue (IPPELMAS) Banda Aceh, Rifal Vauzi, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan kebanggaannya terhadap karya yang dihasilkan oleh Tim Simulations. "Ini adalah contoh nyata bagaimana pemuda dapat berkontribusi dalam melestarikan dan mempromosikan budaya daerah. Kami berharap film ini dapat menginspirasi lebih banyak pemuda untuk terlibat dalam pelestarian budaya lokal," katanya.
Film "Jejak Warisan Simeulue" rencananya akan diputar di berbagai tempat, termasuk sekolah-sekolah, komunitas pemuda, dan acara-acara budaya lainnya. Selain itu, film ini juga akan diunggah ke berbagai platform digital agar dapat diakses oleh masyarakat luas.
Dengan produksi film ini, Tim Simulations berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi pelestarian budaya Simeulue dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan menghargai warisan budaya lokal. Semoga film ini dapat menjadi jembatan antara generasi tua dan muda dalam upaya bersama untuk mempertahankan identitas budaya Simeulue.



0 Komentar