Simeulue, Culture, Language, And Educations (Simulation) Gelar Ngopi Bersama Bahas Program Adat Istiadat Simolol

 

Duduk Ngopi dengan Imam Mukim Tengku Diujung dan Tokoh Simolol Jufligon


Simeulue, 9 April 2025 – Organisasi Simeulue, Culture, Language, and Educations (Simulation) mengadakan kegiatan ngopi bersama yang hangat dan penuh makna dengan Imam Mukim Tengku Diujung serta tokoh masyarakat Simolol, Jufligon. Acara ini diselenggarakan di Jl. Tengku Diujung, Desa Borengan, Kecamatan Simeulue Cut, Kabupaten Simeulue.

Pertemuan ini menjadi ruang diskusi santai namun berbobot dalam membahas program pelestarian adat istiadat Simolol, yang merupakan salah satu fokus utama lembaga Simulation dalam misi pelestarian budaya lokal Simeulue.

Dalam suasana kekeluargaan, Imam Mukim Tengku Diujung menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang mulai tergerus oleh arus modernisasi. “Adat Simolol bukan hanya tentang tradisi, tapi juga identitas kita sebagai masyarakat Simeulue,” ujarnya.

Sementara itu, Jufligon menekankan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan adat istiadat. Ia menyambut baik kolaborasi dengan Simulation dalam merancang program-program pelatihan, dokumentasi, serta sosialisasi adat Simolol kepada masyarakat luas, khususnya anak muda.

Direktur Simulation menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari langkah awal untuk menyusun program adat istiadat Simolol yang berkelanjutan dan berbasis komunitas. “Kami percaya, pelestarian budaya dimulai dari ruang-ruang dialog seperti ini. Kami sangat terbuka untuk saran dan masukan dari para tokoh adat dan masyarakat,” katanya.

Kegiatan ngopi bersama ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk membentuk tim kerja lintas generasi yang akan memetakan dan merancang langkah-langkah konkret ke depan demi menjaga warisan adat Simolol tetap hidup dan relevan sepanjang masa.





0 Komentar