| Pertemuan Simulation Bersama dengan Mukim Bano dan Pj. Mukim Tgk. Diujung Guna Membahas Adat Istiadat |
Desa Sibuluh, 11 April 2025 — Para peneliti dari Simulation (Simeulue Culture, Language, and Education) bersama tokoh adat Mukim Bano dan Tengku Diujung menggelar pertemuan penting di Balai Desa Sibuluh. Pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan satu pedoman adat istiadat Simolol yang bisa menjadi rujukan bersama bagi masyarakat Simeulue, khususnya di wilayah rumpun Simolol.
Kegiatan ini dihadiri oleh para simatua (tetua adat) dari berbagai desa, yang membawa pengalaman dan pengetahuan turun-temurun mengenai nilai-nilai adat dan praktik budaya Simolol. Diskusi berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan, memperlihatkan betapa pentingnya pelestarian adat dalam menghadapi tantangan modernisasi.
Koordinator peneliti dari SimulAtion menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya dokumentasi dan revitalisasi adat Simolol yang selama ini masih hidup secara lisan.
“Kita ingin membukukan, menyatukan, dan menyepakati satu pedoman adat Simolol yang bisa diwariskan kepada generasi muda, sehingga adat ini tidak hilang ditelan zaman,” ujar beliau.
Mukim Bano dan Tengku Diujung dalam sambutannya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung proses ini, karena adat bukan hanya soal masa lalu, tetapi juga menjadi fondasi kehidupan sosial masa kini dan masa depan.
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan awal mengenai struktur pedoman adat, yang mencakup tata cara adat perkawinan, musyawarah kampung, pewarisan tanah, hingga penyelesaian konflik secara adat. Selanjutnya, tim peneliti akan melakukan pendalaman dan penyusunan naskah yang akan ditinjau kembali dalam pertemuan lanjutan.

0 Komentar