Camat Simeulue Cut Serahkan Buku Awal Mula Masuknya Agama Islam di Simeulue kepada Plh. Kemenag Simeulue

Camat Simeulue Cut Serahkan Buku Awal Mula Masuknya Agama Islam di Simeulue kepada Plh. Kemenag Simeulue



Simeulue Cut – Camat Simeulue Cut, Fery Puput Hidayat, S.H., menyerahkan secara simbolis buku berjudul "Awal Mula Masuknya Agama Islam di Simeulue" kepada Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simeulue, Ansarudin, S.Ag., M.Pd. Penyerahan tersebut berlangsung di Kompleks Makam Tengku Diujung (Tengku Khalilullah), Desa Latak Ayah, Kecamatan Simeulue Cut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat literasi sejarah Islam di Simeulue sekaligus mengenalkan kembali jejak perjuangan para ulama yang berperan dalam penyebaran agama Islam di Pulau Simeulue.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Simeulue Cut, Fery Puput Hidayat, S.H., menjelaskan bahwa berdasarkan sejarah yang berkembang di tengah masyarakat dan berbagai kajian mengenai sejarah lokal, Islam pertama kali masuk ke Simeulue melalui dakwah Tengku Khalilullah bersama istrinya, Putri Meulue. Menurutnya, kedua tokoh tersebut memiliki peran penting dalam menyebarkan ajaran Islam sekaligus membangun peradaban Islam di bumi Simeulue.

"Melalui buku ini, kami berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mengenal sejarah masuknya Islam di Simeulue dan menghargai jasa para ulama yang telah meletakkan dasar-dasar kehidupan beragama di daerah ini," ujar Fery Puput Hidayat.

Ia juga menambahkan bahwa Kompleks Makam Tengku Diujung tidak hanya menjadi tempat bersejarah, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang tinggi sebagai pusat pembelajaran sejarah, budaya, dan peradaban Islam di Simeulue.

Sementara itu, Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simeulue, Ansarudin, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas penyerahan buku tersebut. Menurutnya, buku yang mengangkat sejarah awal masuknya Islam di Simeulue akan menjadi referensi yang bermanfaat dalam memperkaya khazanah literasi keislaman dan sejarah lokal.

"Kami mengucapkan terima kasih atas penyerahan buku ini. Semoga dapat menjadi bahan bacaan yang bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi motivasi untuk terus menggali dan melestarikan sejarah Islam di Simeulue," ungkap Ansarudin.

Penyerahan buku tersebut turut disaksikan oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus Yayasan Hamilul Qur'an Khalilullah, serta peserta kegiatan yang hadir di kawasan Makam Tengku Diujung. Momen ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah kecamatan, Kementerian Agama, dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga serta mendokumentasikan sejarah penyebaran Islam di Kabupaten Simeulue.

Melalui kegiatan ini diharapkan semakin tumbuh kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga situs-situs bersejarah, melestarikan warisan para ulama, serta menjadikan sejarah sebagai sumber pembelajaran bagi generasi mendatang. Buku "Awal Mula Masuknya Agama Islam di Simeulue" diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap perjalanan dakwah Islam di Simeulue sekaligus menjadi salah satu referensi dalam pengembangan sejarah dan kebudayaan daerah.

0 Komentar